Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

7 Tips Anti Salah Pilih Jurusan Kuliah

 

Masa perkuliahan adalah masa untuk mempelajari ilmu baru, bertemu komunitas baru, menemukan jati diri ataupun mengembangkan potensi. Ada yang mengatakan bahwa kuliah adalah investasi dalam pengetahuan dan kemampuan yang nantinya bisa digunakan maksimal di dunia karier. Namun sayangnya saat ini fenomena salah jurusan masih saja menjadi masalah yang mengganggu proses belajar dalam masa perkuliahan. Masalah ini memberikan dampak negatif bagi mahasiswa baik dari sisi akademis maupun psikis. Apakah hal ini bisa dicegah? Tentu saja bisa. Rusydan Ubaidi Hamdani dalam sebuah buku berjudul Salah Jurusan menyebutkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah jurusan.

pixabay.com/mohamed_hassan


1  1. Buat Rencana Masa Depan

Pernahkah kamu ditanya tentang apa cita-citamu? Jika kamu menjawabnya sesuai dengan kemampuan dan passion yang dimiliki maka kamu termasuk golongan orang yang memiliki arah tujuan yang jelas. Hal ini akan mempermudah dalam proses pemilihan jurusan. Pilihlah jurusan yang mendukung arah cita-citamu tersebut. Tentu saja terlebih dahulu buatlah rencana dengan tujuan akhir dan batasan waktu yang jelas.

2.    2. Kenali Berbagai Jurusan dan Profesi Sejak Dini

Pengenalan jenis profesi bisa beragam, bisa dari proses sharing yang dilakukan oleh orang-orang yang telah menggeluti profesi tersebut. Dengan mengenali beragam profesi maka minat kamu terhadap salah satunya mungkin akan muncul. Namun hal ini belum cukup, kamu masih perlu mengetahui berbagai macam jurusan atau bidang studi yang ada agar tidak salah persepsi nantinya. Sebaiknya pilihan bidang studi dan profesi idaman dalam jalur yang sama.

3.   3. List Potensi Diri Kamu

Salah satu cara untuk mempermudah mengenali jurusan adalah dengan mengenali potensi diri.  Buatlah daftar potensi yang ada pada dirimu. Bisa dilihat dari nilai mata pelajaran yang dominan baik atau keahlian yang diperhatikan dan diapresiasi orang lain. Agar kuliah menyenangkan, tidak menjadi beban dan mampu mengantarkan pada prestasi yang memuaskan maka pilihlah jurusan yang dapat memfasilitasi perkembangan potensi dirimu.

4.   4. Belajar dari pengamatan dan Pengalaman

Pelajaran penting tidak selalu harus berasal dari pengalaman diri sendiri, mempelajari pengalaman orang lain dengan cara mengamati pun bisa dilakukan. Kamu bisa mencari informasi tentang kasus salah jurusan dan penyebabnya, hal ini bisa mencegahmu agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Selain itu kamu bisa meniru perjalanan mahasiswa berprestasi agar kamu memiliki gambaran prosesnya. Sehingga bisa mempermudah jalanmu untuk meraih prestasi yang sama.

5.   5. Konsultasi ke Orang yang Tepat

Untuk menemukan jalan yang tepat maka kamu harus bertanya pada orang yang tepat pula. Sama halnya dengan proses pemilihan jurusan. Kamu bisa bertanya kepada orang yang dianggap lebih mengerti. Banyak pilihan yang bisa dilakukan seperti konsultasi pada guru BK di sekolah, diskusi dengan orang tua, bertanya pada mahasiswa yang telah menjalani jurusan tersebut atau jika dirasa perlu kamu bisa menemui lembaga psikolog atau lembaga bimbingan karier. Pastikan informasi yang kamu dapatkan adalah akurat agar tidak membuatmu tersesat.

pixabay.com/Wallusy


6.    6. Komitmen dengan Pilihan

Jika sudah menentukan jurusan, maka hal yang harus dilakukan selanjutnya yaitu konsisten terhadap pilihan. Agar tidak goyah maka kamu perlu alasan kuat untuk menjaga komitmen tersebut. Untuk membantu hal tersebut kamu bisa menjawab pertanyaan apa alasan dari pemilihan jurusan tersebut? Hal apa yang akan kamu lakukan dengan bekal pendidikan yang kamu miliki?

7.   7. Gelar Akademis

Setelah lulus dari masa perkuliahan, kamu akan memperoleh gelar akademis berdasarkan jurusan yang kamu pilih. Perlu diingat kembali, gelar ini melekat pada namamu selamanya. Maka sangat disayangkan bila kamu tidak bangga dan tidak memanfaatkan gelar tersebut sebaik mungkin.

Nah itulah 7 cara pencegahan salah jurusan yang bisa kamu terapkan. Semoga bisa menjawab pertanyaan tentang kegalauan kamu dalam memilih jurusan. Dalam perkuliahan nanti akan ada banyak sekali rintangan yang harus ditemui, harapannya jika kamu berada pada jurusan yang sesuai dengan minatmu maka dapat mempermudah diri sendiri dalam berjuang. Selamat memilih.

Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela