Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

Mereka Bilang Aku Gila

pixabay.com

Mereka bilang aku gila
Saat aku katakan ingin mengelilingi dunia
Padahal mereka yang bertanya
Tentang diriku hendak pergi ke mana

Mereka bilang aku gila
Saat aku bilang ingin bertangan seperti Midas punya
 Padahal mereka yang bertanya
Tentang keahlian yang ingin aku coba

Mereka bilang aku gila
Saat kuceritakan masa depanku yang sempurna
Padahal mereka yang bertanya
Tentang jadi apa nanti saat dewasa

Mereka bilang aku gila
Hingga tak mau lagi bertanya
Lalu kutanya ibuku apa aku benar gila
Ibuku tersenyum, doa dan usahamu yang kuat adalah jawabannya


#ODOP6
#Kelasfiksi

Komentar

Posting Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela