Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

Gadis yang Kau Tipu

pexels.com/Flash Bros

Ucapan-ucapan indahmu ternyata kelabu. Janji manismu nyatanya palsu. Perhatianmu ternyata semu. Perasaanmu padaku berakhir pilu. Satu hal yang ingin kutahu, apa sebutan aku bagimu?

Masih teringat betul. Sejak kapan kau mulai muncul. Mewarnai hidupku yang amburadul. Bagai ksatria di tengah pertikaian. Kau kuatkan asaku yang hampir berguguran.

Hari-hari berlalu. Terlalu singkat kala itu. Tiada lagi sendu di wajahku. Meski malam tanpa bintang. Hadirmu cukup membuat jiwaku terang benderang.

Hingga tiba waktu yang tak pernah kutunggu. Kau menghilang tanpa memberitahu. Ada apa denganmu? Apa kau baik-baik saja pujaanku? Cemasku tak kunjung terjawab olehmu.

Lalu, sebuah foto mendarat di gawaiku saat pagi buta. Tentangmu dangannya yang tampak bahagia. Jadi inikah alasannya. Hatiku hancur seketika. Teriakanku tercekat tanpa suara. Air mataku tumpah mencari muara. Namun, aku lega, setidaknya kau baik-baik saja.

Kini, saat kepingan hatiku tertatih-tatih menyatu kembali. Bolehkah aku bertanya sekali lagi? Apa sebutan aku bagimu? Mengapa kau masih membisu? Baiklah, satu hal yang kutahu. Aku, gadis lugu yang telah kau tipu.

#tantanganprosaliris
#ODOP6
#kelasfiksi

Komentar

Posting Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela