Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

Surat Cinta untuk PJ ODOP 6

Tuban, 29 Oktober 2018


Dear PJ ODOP Batch 6

       Terima kasih telah bersedia mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran untuk mengurusi kami padahal kesibukan dunia kalian pasti sungguh luar biasa padatnya. Terima kasih telah membersamai, dan memberikan kesempatan untuk bergabung dalam keluarga ODOP. Semoga Allah membalas kebaikan kalian ya.
         Saya bersyukur, karena diberi kesempatan untuk bangkit dari kegagalan Rasanya bahagia sekali saat diberikan tiket kedua kalinya untuk masuk ke gerbang istana ODOP yang indah ini. Meskipun saya seperti tak tau cara berterima kasih saja, saya tumpuk hutang yang merajalela setiap minggunya. Saya yang tak pernah muncul di acara kelas grup besar karena jam tidur saya yang absurd. Maaf ya.
freestocks.org

         Lewat tulisan ini saya juga ingin berterima kasih kepada seorang PJ yang memberikan surat cinta pengeluaran anggota saat berada di batch 4 dulu. Kurang lebih ia berpesan seperti ini, “Ketika kamu merasa kelelahan dalam perjalanan maka ingatlah kembali tujuan. Setiap orang itu berbeda ada yang sekali menulis langsung bagus ada yang perlu berlatih keras baru kelihatan hasilnya. Kamu tahu, jika saja Thomas Alfa Edision berhenti untuk melanjutkan penelitiannya maka mungkin kita tidak akan merasakan terangnya lampu saat ini. Maka jangan berhenti berlatih untuk menulis kembali.” (Kalimat ini bukan kalimat aslinya ya, sempat menyimpan pesannya tapi akhirnya hilang juga hiks). Terima kasih Kak, pesanmu adalah salah satu sumber kekuatan saya untuk mengikuti ODOP batch 6 ini. 
    Tidak lupa terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Kakak PJ Pulau Harapan. Terima kasih Mbak Dita yang selalu rajin menagih hutang,  jika tidak demikian mungkin saya tidak bertahan sampai saat ini akibat terlilit piutang tulisan. Terima kasih Mbak Uky yang kece badai, yang lain biasanya manggil Mak tapi saya Mbak saja ya hehe. Terima kasih pula untuk Mas Rafi. Kalian hebat!
         Saat diminta untuk membuat surat tentang penilaian terhadap kinerja para PJ ODOP batch 6, jujur saya kebingungan rasanya tak pantas saja mengkritik kakak-kakak yang teramat baik ini. Tapi karena ini tantangan yang harus dilakukan, maka izinkan saya menuliskannya ya. Maaf bila kurang berkenan.
 Pertama evaluasi tantangan, setidaknya jika terlalu sulit jika memberikan feedback dalam setiap tulisan maka tantangan bisa diprioritaskan. Kadang saya galau begini , ini saya menulis tantangannya sudah benar atau belum ya? Ah sudahlah yang penting sudah tercatat menulis tantangan. Memang sebelum menulis tantangan kita diberikan ilmunya terlebih dahulu, atau mungkin kita disuruh belajar mandiri. Tapi kan setiap orang beda-beda, ada yang langsung bisa menerapkan ada yang malah salah paham dalam mempraktekkan. Jadi baiknya ada evaluasi dari setiap tantangan dari Kakan PJ yang memang berpengalaman dalam bidang tantangan yang diambil.
Kedua tentang materi yang dipelajari di ODOP. Memang sebelum kelas dimulai diberikan bocoran akan belajar apa. Tapi sepertinya lebih terstruktur bila di awal sudah ada daftar materi apa saja yang akan kita pelajari selama di ODOP. Jadinya kita punya gambaran mau belajar apa saja selama 2 bulan ini.
   Sekian surat cinta dari saya, maaf bila terkesan banyak komentar tapi tidak banyak berpartisipasi aktif. Bila ada kekeliruan mohon dimaafkan. Kamsahamnida Unnie, Oppa PJ ODOP batch 6. Saranghae.

Best regards

Pebri Ika


           

            

Komentar

Posting Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela