Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

Pesan Untukmu


Kemarin kau ceria
Menatap kedua mata hitamku sambil bercerita
Lelaki itu memberimu bunga
Dengan pita merah di tangkainya

Namun kini tangismu menyayat hati
Katamu kau terluka lagi
Tubuhku basah oleh air matamu
Tak apa, asal aku bisa menghiburmu

Aku gagal lagi, aku gagal lagi
Teriakmu tiada henti
Cinta sejati memang tak ada
Ucapmu berputus asa

Mengapa kau diam saja?
Hardikmu memukuliku
Mengapa kau diam saja?
Hujatmu sebelum melemparku

Sayang ...
Bila saja  kau mampu mendengar suaraku
Ingin kubagikan pesan ini padamu
Cinta sejati itu bukan tak ada
Kau hanya belum menemukannya
Maka sabarlah

#Day24 #ODOPbatch6 #OneDayOnePost

Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela