Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Gambar
  Dalam RCO level ketiga ini, saya memilih membaca buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah karya Geulbaewoo. Ini adalah kali pertama saya baca buku esai terjemahan Korea, rasanya agak aneh awalnya tetapi lama-lama bisa menikmati. Jujur saja saya tertarik untuk membaca bukunya karena judulnya, berharap menemukan vitamin tambahan dalam proses mendalami petuah 'learn to rest not to quit'. Selain itu saya juga menyukai desain sampulnya yang simpel, tetapi tetap berkesan apalagi ada gambar bunga mataharinya, hehe. Menurut saya isi buku ini cukup menarik tetapi tidak keseluruhan. Beberapa tulisan membuat saya menggut-manggut tak lupa ditempeli sticky notes biar gampang kalau nyari lagi, beberapa lainnya biasa saja (bukan sebab kurang berkesan, tetapi mungkin karena sudah pernah membaca tema itu sebelumnya). Panjang tulisan esainya pun beragam. Ada yang sampai beberapa halaman. Ada yang cuma satu kalimat. Ada yang berisi pengalaman pribadi, ada yang berisi nasihat-nasihat, dll.

Kebaya Wisuda



       Wisuda adalah salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi para mahasiswa. Bertahun-tahun mereka bergelut dengan berbagai mata kuliah yang menguras waktu, tenaga, dan biaya. Apalagi saat masa skripsi, perjuangan besar dibutuhkan untuk mengejar satu kata yaitu lulus. Wajar saja bila wisuda dijadikan sebagai momen untuk merayakan kemenangan atas proses panjang tersebut.
            Di Indonesia selain memakai atribut lengkap seperti baju toga wisuda, kerah wisuda, kalung wisuda, medali wisuda, dan topi wisuda pakaian yang dipakainya memiliki ciri khas tersendiri. Untuk wanita biasanya memakai kebaya dilengkapi riasan wajah dan sanggul (untuk yang tidak berkerudung), sedangkan untuk pria menggunakan kemeja berdasi kadang dilengkapi dengan jas. Untuk pria pakaian yang digunakan cenderung simpel, namun lain halnya bagi wanita. Kebaya yang digunakan menjadi sorotan utama.
            Dengan dalih momen yang istimewa, para wanita biasanya jauh-jauh hari menyiapkan kebaya yang apik agar mereka tampil cantik. Menyadari akan kebiasaan tersebut, berbagai desain kebaya wisuda pun mulai ramai berkeliaran di media sosial. Bahkan ada akun khusus yang memberikan referensi seputar kebaya wisuda. Namun bila dipikir lebih lanjut lagi biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan kebaya tersebut cukup besar, apalagi jika kain yang digunakan adalah kain brokat berkualitas tinggi.
            Menurut opini saya, membeli atau membuat kebaya baru untuk wisuda tidak wajib dilakukan. Mengingat biaya yang harus dibutuhkan cukup besar. Untuk pembayaran acara wisuda saja orang tua harus mengeluarkan sejumlah uang, apakah kita masih ingin membebani mereka dengan biaya tambahan kebaya wisuda? Alternatif selain membeli yaitu kita bisa meminjam saudara, teman atau keluarga lainnya. Jika memang tidak ada, masih ada alternatif lain yaitu melakukan sewa kebaya yang tentunya biaya yang dikeluarkan lebih murah.
            Beberapa hari terakhir anak seorang penulis terkenal di Indonesia memberikan pemikiran baru tentang kebaya wisuda. Ia memilih meminjam kebaya yang digunakan saat wisuda dari keluarganya, bukan membelinya atau menjahit kebaya baru. Padahal bila dipikir-pikir tentu dengan senang hati kedua orang tuanya bersedia membelikannya. Dalam video klarifikasi yang diunggah dalam Instagram Story ibundanya, gadis itu dengan santai mengungkapkan bahwa ia baik-baik saja tidak memakai kebaya baru saat wisuda. Ia pun memberikan alasan tentang pilihannya bahwa ternyata mencari uang itu susah
Jadi alangkah baiknya bila dipikir matang dahulu tentang perlu tidaknya membeli atau membuat kebaya baru untuk wisuda. Jika memang ingin melakukannya, pastikan dulu kebaya tersebut masih bisa digunakan pasca wisuda. Cobalah berpikir tentang manfaat yang diperoleh bila dibandingkan biaya yang harus dikorbankan untuk acara yang hanya sehari. Ingat, kehidupan nyata persaingan dunia kerja menunggu setelah wisuda.

#TantanganODOP2 #OneDayOnePost #ODOPbatch6 #nonfiksi

Komentar

  1. Saya juga akhirnya berpikir untuk g beli kebaya baru mba pas wisuda yg kedua. Klo dulu sih masih muda, jadi blm berpikir untuk hemat atau konsep 4R

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular

Asmara Sri Huning Mustika Tuban

Review Novel Antara Cinta dan Ridha Ummi

Ulasan Buku Dokter yang Dirindukan

Belajar Prosa Liris bersama Uncle Ik

Tentang Rara, Tokoh Utama dalam Novel Rumah Tanpa Jendela